Sabtu, 25 Januari 2014

Blablabla.

Manusia itu dilahirkan memang untuk menghadapi suatu permasalahan. Allah memang Maha Adil. Tidak hanya kebahagiaan yang Dia berikan untuk mereka. Namun, ada saatnya mereka harus merasakan kesedihan. Sebenarnya, Allah memang memiliki banyak kejutan dalam mengatur hidup manusia. Ada kejutan yang bisa diterima dan tidak oleh mereka. Sebagian dari mereka ada yang menganggap kejutan itu sebagai suatu permasalahan atau benalu. Misalnya, ada yang harus kehilangan orang yang disayangi. Ada pula yang gagal mendapatkan impian atau kesuksesan. Dan ada yang keinginannya tidak sesuai dengan kenyataan.
Mengeluh. Pasti hanya itu yang bisa dilakukan mereka. Ada yang masih mengingat-Nya dengan terus berdoa dan berharap. Namun, tidak sedikit pula yang marah dan khilaf  meninggalkan-Nya. Miris, bukan? Sayang sekali. Tetapi memang seperti itu kenyataannya. Disaat seperti inilah Allah menguji kedewasaan manusia. Dia hanya ingin tahu, sudah sejauh mana kesabaran manusia dalam menanggapi kejutan-Nya. Hebat, bagi mereka yang masih bisa berdiri tegak dan tertawa. Dan payah bagi mereka yang masih menangisi serta meratapi nasibnya tanpa ada usaha untuk melakukan perubahan.
Kini, saya pun sedang melewati tahap itu. Saya sedang dihadapkan pada suatu pilihan yang tergolong sulit. Pilihan yang nantinya akan menentukan masa depan saya. Saya tidak ingin dibilang sok tahu atau sok suci karena saya bukanlah seorang malaikat. Saya pun hanya manusia biasa yang tidak lepas dari rasa mengeluh menghadapi permasalahan dalam hidup. Tetapi, hebatnya saya adalah saya tidak pernah melupakan-Nya dan selalu berusaha untuk berani menghadapi benalu-benalu itu. Dan saya berharap, diluar sana masih banyak manusia-manusia yang siap bertemu kejutan-kejutan dari Allah. Someone said, that we should be able to face the problems in our life and catch our dream with our own hand. Just as simple as that.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar