Kehidupan manusia itu gak
selamanya mulus tanpa hambatan. Selalu ada rintangan dan tantangan yang
menantang kita. Rasa takut dan khawatir akan kegagalan sangat manusiawi kita
rasakan. Tapi, sebenarnya dalam diri kita masing-masing ada benih pemenang. Loh,
kok bisa? Ini alasannya...
Setiap manusia pernah
mengalahkan hampir 300 juta pesaing untuk memulai kehidupan. Hal ini bermula
dari bertemunya sel sprema dengan sel telur. Saat sel sperma keluar jumlahnya
mencapai 300 juta. Saat itu terjadi kompetisi yang sangat ketat, karena dari
300 juta sel sperma tersebut hanya akan ada satu sel yang bisa membuahi sel
telur. Saat melewati darah dengan tingkat keasaman tertentu dalam perjalanannya
menuju sel telur, banyak sel sperma yang tidak tahan hingga 99,9% sel sperma
mati sebelum sampai ke sel telur. Yang lebih luar biasa lagi, besarnya
spermatozoid hanyalah 1 mikron (1 milimeter = 1000 mikron) padahal jarak antara
vagina dan sel telur mencapai 10 cm. Artinya, spermatozoid itu harus menempuh
perjalanan sepanjang 10 cm untuk sampai ke sel telur. Dibandingkan dengan
ukuran sel sperma yang sangat kecil, tentu jarak 10 cm bukan jarak yang dekat. Jarak 10 cm itu sama dengan 150 km. Sangat
luar biasa bukan?!
Berdasarkan dari fakta
tersebut, kita jadi tau kan kalo sebenarnya setiap manusia itu berasal dari
benih pemenang. Untuk bisa lahir di dunia ini, kita telah membuktikan kalo kita
adalah yang terbaik dari 300 juta pesaing. Jadi, udah gak takut kan menghadapi
dunia ini? Udah siap kan untuk menantang rintangan hidup kita? Yap, “sangat
siap” adalah jawaban yang paling tepat! Jangan pernah takut dengan
kejutan-kejutan yang Allah kasih untuk kita. Dia punya cara-cara unik yang
membuat manusia seharusnya lebih bersyukur dengan kehidupan pemberian-Nya J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar